Belajar PHP Part 9 : Penggunaan Switch Case Pada PHP

Perintah Switch di gunakan untuk memeriksa kebenaran suatu nilai dengan memiliki banyak pemilihan atau nilai pengecekannya. hampir sama dengan penggunaan if else pada php yang telah di jelaskan pada tutorial belajar PHP dasar tentang mengenal kondisi if else pada php sebelumnya. Pada tutorial ini akan di jelaskan tentang pengertian dan contoh penggunaan switch case PHP. langsung saja untuk contoh penulisan dan penggunaan Switch Case pada PHP .

<?php
$angka = 3;
switch ($angka) {
case 1:
echo “Isi variabel angka adalah satu”;
break;
case 2:
echo “Isi variabel angka adalah dua”;
break;
case 3:
echo “Isi variabel angka adalah tiga”;
break;
case 4:
echo “Isi variabel angka adalah empat”;
break;
case 5:
echo “Isi variabel angka adalah lima”;
break;
case 6:
echo “Isi variabel angka adalah enam”;
break;
default:
echo “Isi variabel tidak di temukan”;
break;
}
?>

Perhatikan pada contoh di atas. terdapat sebuah variabel angka yang berisi angka 3. kemudian kita dapat memeriksa isi variabel angka tersebut untuk melakukan suatu perintah sesuai degan isi variabel yang di temukan. pada parameter switch di atas kita mengisikan variabel angka. Hal ini menjelaskan bahwa nilai variabel yang ingin di periksa adalah variabel angka. jika variabel angka sama dengan 1 maka di tampilkan “isi variabel angka adalah satu”, jika variabel angka sama dengan 2 maka di tampilkan “isi variabel angka adalah dua”, jika variabel angka sama dengan 3 maka di tampilkan “isi variabel angka adalah tiga”, sampai seterusnya. jika suatu nilai di temukan maka akan di jalankan perintah nya masing-masing. perintah break di sini berfungsi untuk menghentikan pengecekan jika suatu pengecekan sudah terpenuhi kebutuhannya. jika seluruh pengecekan tidak terpenuhi atau tidak ada yang sesuai maka akan di jalankan nilai default yang menampilkan “isi variabel tidak di temukan”.

<?php
$angka = 8;
switch ($angka) {
case 1:
echo “Isi variabel angka adalah satu”;
break;
case 2:
echo “Isi variabel angka adalah dua”;
break;

case 3:
echo “Isi variabel angka adalah tiga”;
break;
case 4:
echo “Isi variabel angka adalah empat”;
break;
case 5:
echo “Isi variabel angka adalah lima”;
break;
case 6:
echo “Isi variabel angka adalah enam”;
break;
default:
echo “Isi variabel tidak di temukan”;
break;
}
?>

contoh di atas adalah hasil jika pengecekan tidak di temukan nilainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *