Belajar PHP Part 12 : Mengenal Array Pada PHP

Array adalah suatu tipe data variabel yang mampu menyimpan banyak data atau nilai. tipe data array sudah di jelaskan pada tutorial sebelumnya pada sub judul mengenal tipe data array pada php.

Karena array memiliki banyak data, maka isi dari array di tandai dengan angka pada tiap-tiap isi dari array. angka pada masing-masing isi array di mulai dari 0,1,2,3 sampai seterusnya. Ada dua cara penamaan atau pemanggilan isi array. yaitu dengan cara memanggil menggunakan angka default array, dan bisa juga dengan memberikan penamaan pada masing-masing isi array.

Membuat dan memanggil data pada array secara biasa

Secara default, tiap-tiap isi dari pada variabel array di beri nomor urut, yaitu di mulai dari 0. seperti pada contoh berikut ini.

<?php
//membuat array yang berisi nama buah-buahan
$buah = array(‘semangka’,’jeruk’,’apel’,’anggur’);
//menampilkan data array dengan nomor urut 2
echo $buah[2];
?>

Kita memiliki sebuah variabel array dengan nama variabel buah. dan di dalam nya terdapat nama buah semangka, jeruk, apel, dan anggur. berarti penomoran dari isi array ini semangka memiliki nomor urut 0, jeruk memiliki nomor urut 1, apel memiliki nomor urut 2, dan anggur memiliki nomor urut 3. jadi untuk memanggil atau menampilkan buah apel kita menggunakan syntax:

echo $buah[2];

karena buah apel memiliki nomor urut 2. dan jika di jalankan pada browser maka hasilnya akan muncul seperti gambar di bawah ini.

Membuat dan memberi penamaan pada isi array
Untuk memberikan nama pada tiap-tiap data array cara nya:

<?php
//penamaan isi array
$buah[‘semangka’] = “isinya merah”;
$buah[‘jeruk’] = “rasanya manis”;
$buah[‘apel’] = “warnanya merah”;
$buah[‘anggur’] = “harganya mahal”;
// menampilkan isi array yang bernama jeruk
echo $buah[‘jeruk’];
?>

Perhatikan pada contoh penamaan array pada contoh di atas. bahwa kita membuat variabel array dengan nama buah dan semuanya memiliki isi. Atau bisa juga dengan menggunakan syntax seperti berikut untuk memberi penamaan pada variabel array.

<?php
//penamaan isi array variabel buah
$buah = array(
‘semangka’ => “isinya merah”,
‘jeruk’ => “rasanya manis”,
‘apel’ => “warnanya merah”,
‘anggur’ => “harganya mahal”
);
// menampilkan isi array yang bernama jeruk
echo $buah[‘jeruk’];
?>

Seperti contoh di atas kita secara langsung memberikan nama pada isi dari variabel array. variabel array semangka berisi isinya merah, variabel array jeruk berisi 40 rasanya manis, variabel array apel berisi warnanya merah, variabel array anggur berisi harganya mahal. karena di sini kita memanggil variabel array jeruk maka yang tampil adalah rasanya manis.

Contoh Menerapkan Array dengan For

<?php
//membuat array yang berisi nama buah-buahan
$buah = array(‘semangka’,’jeruk’,’apel’,’anggur’);
//count() untuk menghitung isi array.
for($x=0;$x<count($buah);$x++){
echo $buah[$x].”<br/>”;
}
?>

function count() untuk menghitung jumlah isi array. perulangan for di atas akan menghasilkan 0 sampai 3. kenapa tiga? karena kita mengguna lebih kecil dari jumlah isi array. sehingga kita bisa menampilkan isi array menggunakan urutan angka for.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *